Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral Kisah Aku Bukan Pria Normal

 Aopok.com - Tio bingung!

Gue sudah bertanya, tapi masih buntu. Gue sudah berpikir terus tapi masih buntu, ada apa sebenarnya, kenapa sih gue ini? Apa salah gue? Kenapaa..

Tio berjalan lunglai melalui hingar bingar Jakarta, kota yang disebut metropolitan tapi nyatanya bukan, kota yang menjadi dambaan banyak orang, tempat cari makan, tempat cari keluarga, bagi Tio hambar semuanya!

“Yo.. Kamu harus ngerti.. Saya sayang kamu.. Tapi bukan seperti layaknya orang pacaran, saya sayang kamu sebagai adik!”


Apa? Jadi adik? Apa yang selama ini dia kira? gue cuma jadi mainan? Kenapa Bayu jadi gini..

“Yo.. Dengar aku.. Kita akan tetap jadi sahabat, kakak adik dan kamu masih bisa curhat dengan aku.. Tapi jangan kamu anggap aku sebagai kekasih kamu, aku laki-laki normal”

Tio terkesiap mendengar kata laki-laki normal, sungguh semua ini hanya tipu muslihat, kepalsuan dan kearoganan orang menghadapi realita hidup.. Apa yang kamu cari Bayu? Hanya sepenggal kata maaf dan melindungi diri dari kedok kemunafikan? Cukup.. cukup.. cukup sudah, seperti penggalan kata-kata di lagu Glen..

“Yo.. Aku sayang kamu..” itulah kata terakhir Bayu, sebuah kata yang basi, sebuah kata yang hanya menutupi kemunafikan seorang Bayu.. Cukup Sudah!

Tio masih berjalan terus hingga suatu saat terhenti di pojok lampu lalu lintas, masih merah banyak mobil motor berhenti tapi Tio tak peduli, yang ada di otaknya, kenapa kemunafikan masih banyak terjadi, kenapa kisah cinta antara dirinya dengan Bayu tersendat oleh kata LAKI-LAKI NORMAL! Apa sih yang dicari Bayu, kepalsuan hidup, semua juga tahu siapa dia, Tio masih terpaku, ucapan Bayu masih terus bergelayut saat dia berjalan lunglai entah mau kemana.. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, tapi Jakarta masih tetap ramai, ramai dengan kebaikan, ramai dengan kepalsuan dan waktu terus berputar.

“Masa bodoh!” teriak Tio di tempat yang agak sepi, lolongan anjing menyusul teriakan Tio dan petugas hansip yang lewat bingung.
“Kenapa Mas? Ada apa?”
“Nggak usah Pak saya baik-baik saja, saya baru putus pacaran”.. Pak Hansip terkaget-kaget.
“Wah adik masih muda putus pacaran kok bingung, cari lagi aja, kan masih banyak perempuan lain.. kalau saya sudah tua sudah tidak ada yang mau”
“Aduhh Bapak sudah deh jangan tambah pusing, pacar saya itu laki-laki bukan perempuan!”




Bapak Hansip terkaget-kaget..”Ha? laki-laki? Kok iso toh” (dalam bahasa jawa-kok bisa ya..) Tio pergi meninggalkan Pak Hansip dalam kebingungan..

Saat-saat manis dengan Bayu memang masih sangat sulit dilupakan, Bayu yang bijak, sederhana dan melindungi.. Tidak bisa dilupakan oleh Tio begitu saja, semuanya indah tapi hanya kepalsuan buat seorang Bayu.. Mungkin benar inilah realita, sebuah kenyataan yang pahit tapi indah.. Bagi seorang Tio, seorang yang BUKAN LAKI-LAKI NORMAL! Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia